sdit or sdn

Dari kemarin2 ingin membahas SDIT dan SDN. Maklumlah 2 bocah sudah memasuki usia sekolah. Yang sulung Alhamdulillah sudah kelas 2 di sebuah SDIT di Bogor. Kilas balik kenapa dulu aku memilih SDIT.. pada dasarnya sih karena ini sekolah yang gampang aksesnya dari rumah.. Trus kayaknya sekarang lagi tren SDIT, kayaknya hari gini itu kalo nggak home schooling ya SDIT.
Home Schooling for working mom ada sih, aku dah ikut komunitasnya..taapii..kok nggak tega ya.. 🙂
Walaupun aku nggak bekerja kok kayaknya belum siap dengan home schooling. Underestimate dengan kemampuan sendiri..hehe..khawatir anak kurang sosialisasi dengan teman2..
Kalau masuk SD Negeri sebenarnya nggak masalah ya, asal muatan aqidah nya dimantapkan di rumah.
well..sedikit cerita tentang SDIT anakku. Sebenarnya sekolahnya bagus..cuma kurang cocok buat si buyung. Alhamdulillah ‘ala kulli haal, anak sulung ku agak “salah asuh” sedikit.maklum anak pertama,masih trial and error, tambah campur tangan ortu, mertua, dan semua fihak yang menyayanginya…karena cucu pertama, faktor LDR dengan bapaknya, dll, namanya juga orba/orangtua baru yang belum menemukan pattern yg paasss…loh kok ngelantur…
Baiklah balik ke sekolahan lagi, jadi anakku ini tergolong agak manja dan kurang mandiri untuk usia nya. Sementara di sekolahan, guru bersikap amat “melayani”. sehingga mungkin kurang bagus juga buat perkembangannya..
entahlah..mungkin berkaca dari masa kecil ku dulu, sekolah negeri itu bagus juga buat melatih kemandirian dan kedisiplinan…
okay..tbc tomorrow ya..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s