Archive | April 2015

Menimbang resign

Salah satu indikator bahwa seseorang sudah malas bekerja adalah saat terbangun pagi di weekdays, terasa amat malas untuk memulai aktifitas yang berujung dengan berangkat ke kantor.

JENUH..!!!

Mungkin karena bekerja tak sesuai passion,
karena tiap berangkat kantor hati ini “meriyut’ menyaksikan si kecil yang tidak rela ditinggal ibu nya,
karena fitrah perempuan itu adalah di rumah,
karena nggak ada manfaat dari pekerjaan yang kulakoni,
karena…ada 1001 karena yang membuat aku malas2 an tiap berangkat kantor.

Mungkinkah sudah waktunya aku memikirkan resign?
Ah, tapi aku kan masih membutuhkan rupiah dari pekerjaan ini.

Kembali Mengingat2 masa sepuluh tahun lalu, saat2 aku masih lajang dan penuh semangatnya menginginkan pekerjaan ini.
Saat aku belajar siang malam demi lolos ujian seleksi yang ketat,
saat pengumuman keluar dan aku keterima..sungguh saat yang bahagia sekali.
Dengan berjuta niat yang mulia untuk membangun negeri.. (#jiahh..lebayy..)

Namun itu duluuuu..saat masih lajang
belum ada suami yang diurus
belum ada anak yang butuh perhatian
..
yah..dulu…duluuu sekali

sekarang beda,
Rabbighfirliii….

Advertisements

none

….
….
….
….
….
….
end
….
week end….
happy week end everyone…
🙂

Berat Badan Naik

Berat badanku naik.. setelah beberapa bulan kemarin mencapai berat badan yang kuinginkan..
indikasinya salah satu adalah tidak gampang ngos-ngosan..
namun itu cuma bertahan kira2 setahun saja sejak melahirkan hingga tandem nursing..
sekarang sejalan dengan nafsu makan yang susah dikendalikan, perlahan berat badan merambat naik lagi, sejalan juga dengan berkurangnya frekwensi bayi menyusui, dan yang satu sudah mau disapih.
(tampaknya ide bagus juga kalau ada yang mau riset tentang efek menyusui ke berat badan..)

well..selama menyusui aku makan apa saja sebanyak2 nya ternyata tidak jadi daging (istilah ibu2 di kantor)..jadi fase yang amat menyenangkan, saat kita bebas makan yang enak2 tanpa khawatir kelebihan berat, mungkin benar larinya ke ASI..
tapi sekarang, masa itu sudah mulai berlalu…tanda2 kelebihan lemak sudah mulai terlihat..di beberapa bagian tubuh yang kemarin bebas lemak…:(
mungkin sudah saatnya mengontrol cemilan…tidak bagus juga terlalu banyak asupan gula dan lemak (which is delicious…)
okay …berusaha mendisiplinkan menu…ganbatte…

vena care

Aku memperoleh resep dari teman seruangan di kantor, resep untuk kesehatan.
Tapi minggu kemarin sekalian nitip bikin kalau beliau bikin resep vena care..
soalnya aku nggak tahan sama bau bawang putih..hehe… tapi kalo dah jadi mah enak…rasa jamu 😛

Bagus buat dicoba.. ramuan untuk memperlebar pembuluh darah, yang intinya bisa memperlancar peredaran darah…bisa juga sebagai antibiotik yang ampuh untuk infeksi pada paru-paru
Ramuan/racikan terdiri dari :
1. Madu
2. Bawang putih
3. Jahe
4. Lemon
5. Vinegar/cuka apel…

Mudah2 an keluhan tentang peredaran darah dan kualitas darah (pengentalan darah dll.. bisa berkurang dan hilang)
Anakku yang sulung tiap pagi juga rutin aku kasih larutan vena care..supaya penyakit asma nya bisa sembuh, biiznillah. Karena semua bahan2 diatas adalah bahan2 berkhasiat, dan setelah aku cari2 info ternyata kombinasi bahan tersebut berpotensi untuk menyembuhkan secara alami penyakit asma, bronkitis bronkiektasis..dll..

Cuma si paksu masih belum mempan dirayu buat minum vena care..
yah harap maklum saja, bapak2 memang suka angel dalam pemeliharaan kesehatan…
Kalau aku sih Alhamdulillah sudah merutinkan subuh2 minum ramuan ini…